jump to navigation

NILAI EBTA PRAKTEK KELAS VIE April 7, 2008

Posted by tikjp in Kelas 6.
add a comment
NO NAMA NILAI EBTA PRAKTEK KET
1 Adilla Rizqi Farahdina 80
2 Agung Faris Anugrah 100
3 Ahmad Fajar 90
4 Aldriza Fariq Muhammad 75
5 Almerfarras Izadd 80
6 Althaf Aristo Widyawan 75
7 Anfi Siegel Sandy Sofyan Tdk hadir
8 Anindita Gatiningrum 100
9 Annisha Fadhilla 95
10 Darin Hulwani Rinaldi 95
11 Estu Dian Maranti 95
12 Fandy Masyawa Lessy 65
13 Fannyya Mutiara Devianti Pindah
14 Farhan Fariz Fazrian 80
15 Fazariandi Samara 90
16 Fitra Aditama Mahardika 70
17 Gilang Esa Muhammad 80
18 Iban Getarjati 95
19 Irfan Aditya 90
20 Luky Prasetya Darman 100
21 Maria Ulfa 100
22 Muhammad Iqbal 80
23 Nabhila Windyastari Pindah
24 Natasya Ramadhani Putri 100
25 Prilia Sekarningtyas 100
26 Rahanandra Hadyan Anshari 100
27 Rana Mahirandari Hanin 80
28 Rania Adrieza 100
29 Renzy Fadilah Malik 100
30 Rica Melyananta 100
31 Rifa Qonita Putri 80
32 Riskita Fiannisa 100
33 Rr. Carissa Ayu Widyadara 100
34 Rully Andi Fahrizal 90
35 Sabrina Azaria Putri 100
36 Shavira Annisa Putri 100
37 Shylla Estee Pramadhani 100
38 Vinka Dwikusuma 100
39 Yudhistira Muhamad Daryanto 60
40 Zendraszka Sandirama Rosdynur 100

NILAI EBTA PRAKTIK KELAS VIC April 5, 2008

Posted by tikjp in Kelas 6.
add a comment
NO NAMA NILAI EBTA PRAKTEK KET
1 Adiska Uswa Aisa 95
2 Aldo Fernanda Supangat 80
3 Alisha Putri Ramadhanti 100
4 Ardio Rihansjah Tdk hadir
5 Arvy Naufal 90
6 Astrid Oktaviani 90
7 Athira Fajrina 80
8 Ayesha Nurulita Santosa 95
9 Chairunnisa Niken Lestari Pindah
10 Daraela Neva 90
11 Dhiya Faiza Yumna 95
12 Dionys Diningrat 100
13 Dwiky Ferly Prawira 90
14 Farhan Shalahuddin 70
15 Fariz Hakim 90
16 Fauzan Riski Paramajati 90
17 Gemilang Ahmad Ashari 95
18 Hariza Hashini 70
19 Indi Ghassani Pindah
20 Ivan Fajar Prayogo 70
21 Karina Nadia Paramitha 80
22 Kartini Pindah
23 Katon Hernanda 100
24 Luisa Tamara 100
25 M. Yogaswara W 80
26 Malik Ar Rashaad 80
27 Minnesally Jughony Dyan Z 100
28 Mohammad Fachry Abdis Sjamsuddin 100
29 Muhammad Riko Rasuanto Pindah
30 Nadya Tripuspa Berlinda 80
31 Nina Rasmeika Pratiwi 80
32 Pradita Annastia 100
33 Rashif Mulia 100
34 Rozaan Maulana 100
35 Satvika Vidya Iswara 100
36 Sekaring Tyas 100
37 Shahnaz Mutia Dinara 80
38 Shandika Rengganis Septiyoga Dwisaputro 60 Remedial
39 Yoki Kartika Suwono 80
40 Kalista Umari 100

NILAI EBTA PRAKTIK KELAS 6B April 5, 2008

Posted by tikjp in Kelas 6.
add a comment
NO NAMA NILAI EBTA PRAKTEK KET
1 Abhirama Haidar Hanif 95
2 Agi Salmanda Susilo 90
3 Aldryan Afriza Lubis 85
4 Alief Hadisuryo 90
5 Alifa Marshaa 85
6 Amilia Putri Jawatra 100
7 Andhika Dimas Dwiputra 95
8 Anggita Sekar Permata 100
9 Ari LiHardo Darmawan 70
10 Bayu Gifari 95
11 Bondan Dewan Daru 80
12 Danang Ronggo Asworo 90
13 Darmawan Praditya Tdk hadir
14 Distya Elita Saputri 100
15 Diva Nuragustin 80
16 Divana Adha Putri 90
17 Fadilah Rifqi Azhari 80
18 Fahri Al-Irsyad 100
19 Firas Ghassani Muda 85
20 Gustav Rafi Hanggapratama Tdk hadir
21 Idan Abdillah 100
22 Karina Aulia 100
23 Khairunnisa Ramadhany 60 Remedial
24 Mahestra Raka Pradewa 100
25 Malikah Adilah Pindah
26 Maya Tamara Trainor 80
27 Muh. Alvin Risyadi 100
28 Muhamad Bayu Adinegara 80
29 Muhammad Airlangga Rahmadi Pindah
30 Muhammad Irfan Akbar Pratama 80
31 Nikita Cendhani Puspitasari Pindah
32 Nur Rahmadina 100
33 Nurul Hudia 100
34 Pandu Bintang Pratama 100
35 Permata Aisyah 80
36 R. Natasya Ajeng Nurfatia 100
37 Rabbi Syakaputra Dimasyoga 80
38 Rahmat Zhafran 100
39 Rosmeilia 100
40 Tosi Sesario Prakoso 80

NILAI EBTA PRAKTIK KELAS 6 A April 5, 2008

Posted by tikjp in Kelas 6.
add a comment
NO NAMA NILAI EBTA PRAKTEK KET
1 Achmad Thariq 75
2 Adam Silaen 80
3 Adhika Yahya Hardono 95
4 Adizar Yudha Oedyono 85
5 Adriyana Tri Bintang Pertiwi 85
6 Alika Vidya Pratiwi 95
7 Allegra Putri Kartika 90
8 Alya Fonanda 100
9 Anindya Pramestiara Pindah
10 Annisa Apriliani 98
11 Awandra Evandi 85
12 Bhasworo Hario Prastowo 95
13 Cecar Kresna Aulia Mukti 80
14 Cindar Dianisya 85
15 Dimas Wisnu Wardhana 90
16 Dio Irsandi Mohamad Tidak hadir
17 Fachry Ardani Budiman 95
18 Fadzri Syukmadjie 90
19 Faraz Muchlis 70
20 Gadis Nurul Fauziah 95
21 Amira Azizah 90
22 Ghozidion Taufiqakbar 100
23 Gilang Samiadji Tidak hadir
24 Ika Setyana 80
25 Jastisia Nur Fatima 80
26 Karina Dirgantari Putri 60 Remedial
27 Kariza Gritania Sabila Pindah
28 M. Adrul Dzikrullah Tidak hadir
29 M. Farhan Maulana 100
30 Mohammad Nur Bobby Putra Yusra 100
31 Muhammad Kenna Prasetya 60 Remedial
32 Muhammad Sevtiandy Tatrieansyah 80
33 Pradana Yoga Tama 60
34 Priladilla Aulia Rizkika 80
35 Pritha Saraswati Warsito 100
36 Rizfan Ma’arij Aldair Fajri Jusran 100
37 Sarah Nabilah 100
38 Sekarigen Atira Dhiaiman 100
39 Syifa Salsabila Setiawan 100
40 Tyas Rahmah Kusuma 80
41 Viska Triaraminta Dewi 100
42 Yasmin Putri Disha 100

Karya Ananda Maret 14, 2008

Posted by tikjp in Ekskul.
3 comments

Bhredipta-9D               Mega-9C                  Rafini-9D

Rafini-9D

TELADAN Maret 14, 2008

Posted by tikjp in Tausiyah.
1 comment so far
Di sudut pasar Madinah ada seorang pengemis Yahudi buta yang setiap harinya selalu berkata kepada setiap orang yang mendekatinya, Wahai saudaraku, jangan dekati Muhammad, dia itu orang gila, dia itu
pembohong, dia itu tukang sihir, apabila kalian mendekatinya maka kalian akan dipengaruhinya.

Namun, setiap pagi Muhammad Rasulullah SAW mendatanginya dengan membawakan makanan, dan tanpa berucap sepatah kata pun Rasulullah SAW menyuapkan
makanan yang dibawanya kepada pengemis itu sedangkan pengemis itu tidak mengetahui bahwa yang
menyuapinya itu adalah Rasulullah SAW. Rasulullah SAW melakukan hal ini setiap hari sampai beliau wafat.

Setelah wafatnya Rasulullah SAW,  tidak ada lagi orang yang membawakan makanan setiap pagi kepada pengemis Yahudi buta itu. Suatu hari sahabat terdekat
Rasulullah SAW yakni Abubakar RA berkunjung ke rumah anaknya Aisyah RA yang tidak lain tidak bukan merupakan isteri Rasulullah SAW dan beliau
bertanya  kepada anaknya itu,Anakku,adakah kebiasaan kekasihku yang belum aku kerjakan?

Aisyah RA menjawab,Wahai ayah, engkau adalah seorang ahli sunnah dan hampir tidak ada satu kebiasaannya pun yang belum ayah lakukan kecuali
satu saja. Apakah Itu?, tanya Abubakar RA. Setiap pagi Rasulullah SAW selalu pergi ke ujung pasar dengan membawakan makanan untuk sang pengemis Yahudi buta
yang ada disana, kata Aisyah RA.

Keesokan harinya Abubakar RA pergi ke pasar dengan membawa makanan untuk diberikan kepada pengemis itu. Abubakar RA mendatangi pengemis itu lalu memberikan makanan itu kepadanya. Ketika Abubakar RA mulai menyuapinya, sipengemis marah sambil menghardik, Siapakah kamu? Abubakar RA
menjawab,Aku orang yang biasa (mendatangi engkau). Bukan! Engkau bukan orang yang biasa mendatangiku, bantah si pengemis
buta itu.

Apabila ia datang kepadaku tidak susah tangan ini memegang dan tidak susah mulut ini mengunyah.Orang yang biasa mendatangiku itu selalu
menyuapiku, tapi terlebih dahulu dihaluskannya makanan tersebut, setelah itu ia berikan padaku, pengemis itu melanjutkan perkataannya.

Abubakar RA tidak dapat menahan air matanya, ia menangis sambil berkata kepada pengemis itu, Aku memang bukan orang yang biasa datang padamu.
Aku adalah salah seorang dari sahabatnya, orang yang mulia itu telah tiada. Ia adalah
Muhammad Rasulullah SAW.

Seketika itu juga pengemis itu pun menangis mendengar penjelasan Abubakar RA, dan kemudian berkata,benarkah demikian? Selama ini aku selalu
menghinanya, memfitnahnya, ia tidak pernah memarahiku sedikitpun, ia mendatangiku dengan membawa makanan setiap pagi, ia begitu mulia....
Pengemis Yahudi buta tersebut akhirnya bersyahadat di hadapan Abubakar RA saat itu juga dan sejak hari itu menjadi muslim. [Kiriman dari Ananda Asia Putri murid SD Islam Al Azhar 6 kelas V]

Kehalusan, Kelembutan, dan Kesabaran Rasulullah SAW Maret 14, 2008

Posted by tikjp in Tausiyah.
add a comment

‘Aisyah radhiyallahu ‘anha mengisahkan: “Suatu kali aku berjalan bersama Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam, beliau mengenakan kain najran yang tebal pinggirannya. Kebetulan beliau berpapasan dengan seorang Arab badui, tiba-tiba si Arab badui tadi menarik dengan keras kain beliau itu, sehingga aku dapat melihat bekas tarikan itu pada leher beliau. ternyata tarikan tadi begitu keras sehingga ujung kain yang tebal itu membekas di leher beliau. Si Arab badui itu berkata: “Wahai Muhammad, berikanlah kepadaku sebagian yang kamu miliki dari harta Allah!” Beliau lantas menoleh kepadanya sambil tersenyum lalu mengabulkan permin-taannya.” (Muttafaq ‘alaih).

Ketika Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam baru kembali dari peperangan Hunain, beberapa orang Arab badui mengikuti beliau, mereka meminta bagian kepada beliau. Mereka terus meminta sampai-sampai beliau terdesak ke sebuah pohon, sehingga jatuhlah selendang beliau, ketika itu beliau berada di atas tunggangan. Beliau lantas berkata: “Kembalikanlah selendang itu kepadaku, Apakah kamu khawatir aku akan berlaku bakhil Demi Allah, seadainya aku memiliki unta-unta yang merah sebanyak pohon ‘Udhah ini, niscaya akan aku bagikan kepadamu, kemudian kalian pasti tidak akan mendapatiku sebagai seorang yang bakhil, penakut lagi pendusta.” (HR. Al-Baghawi di dalam kitab Syarhus Sunnah dan telah dinyatakan shahih oleh Syaikh Al-Albani).

Merupakan bentuk tarbiyah dan ta’lim yang paling jitu dan indah adalah berlaku lemah lembut dalam segala perkara, dalam mengenal maslahat dan menolak mafsadat.

Kecemburuan yang dimiliki para sahabat telah mendorong mereka untuk menyanggah setiap melihat orang yang keliru dan tergelincir dalam kesalahan. Mereka memang berhak melakukan hal itu! Namun Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam yang lembut dan penyantun melarang mereka melakukan seperti itu, karena orang itu (pelaku kesalahan itu) jahil atau karena mudharat yang timbul dibalik itu lebih besar. Tentu saja, perilaku Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam lebih utama untuk diteladani.

Abu Hurairah menceritakan: “Suatu ketika, seorang Arab Badui buang air kecil di dalam masjid (tepatnya di sudut masjid). Orang-orang lantas berdiri untuk memukulinya. Namun Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam memerintahkan: “Biarkanlah dia, siramlah air kencingnya dengan seember atau segayung air. Sesungguhya kamu ditampilkan ke tengah-tengah umat manusia untuk memberi kemu-dahan bukan untuk membuat kesukaran.” (HR. Al-Bukhari).

Kesabaran Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam dalam menyebarkan dakwah layak menjadi motivasi bagi kita untuk meneladaninya. Kita wajib berjalan di atas manhaj (metode) beliau di dalam berdakwah semata-mata karena Allah tanpa membela kepentingan pribadi.

‘Aisyahradhiyallahu ‘anha pernah bertanya kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam : “Apakah ada hari yang engkau rasakan lebih berat daripada hari peperangan Uhud?” Beliau menjawab: “Aku telah mengalami berbagai peristiwa dari kaummu, yang paling berat kurasakan adalah pada hari ‘Aqabah, ketika aku menawarkan dakwah ini kepada Abdu Yalail bin Abdi Kalaal namun dia tidak merespon keinginanku. Akupun kembali dengan wajah kecewa. Aku terus berjalan dan baru tersadar ketika telah sampai di Qornuts Tsa’alib (sebuah gunung di kota Makkah). Aku tengadahkan wajahku, kulihat segumpal awan tengah memayungiku. Aku perhatikan dengan saksama, ternyata Malaikat Jibril ada di sana . Lalu ia menyeruku: “Sesungguhnya Allah telah mendengar ucapan kaum-mu dan bantahan mereka terhadapmu. Dan aku telah mengutus malaikat pengawal gunung kepadamu supaya kamu perintahkan ia sesuai kehendakmu. Kemudian malaikat pengawal gunung itu memberi salam kepadaku lalu berkata: “Wahai Muhammad, sesungguhnya Allah telah mendengar ucapan kaummu dan bantahan mereka terhadapmu, dan aku adalah malaikat pengawal gunung, Allah telah mengutusku kepadamu untuk melaksanakan apa yang kamu perintahkan kepadaku. Sekarang, apakah yang kamu kehendaki jika kamu menghendaki agar aku menimpakan kedua gunung ini atas mereka, niscaya aku lakukan!” Beliau menjawab: “Tidak, justru aku berharap semoga Allah mengeluarkan dari tulang sulbi mereka keturunan yang menyembah Allah semata dan tidak mempersekutukan sesuatu apapun dengan-Nya.” (Muttafaq ‘alaih).

Pada hari ini, sering kita lihat sebagian orang yang bersikap terburu-buru dalam berdakwah. Berharap dapat segera memetik hasil. Hanya membela kepentingan pribadi yang justru hal itu merusak dakwah dan mengotori keikhlasan. Oleh sebab itu, berapa banyak kelompok-kelompok dakwah yang gagal karena individu-individunya tidak memiliki kesabaran dan ketabahan!

Setelah bersabar dan berjuang selama bertahun-tahun, barulah terwujud apa yang dicita-citakan Rasulullah.

Dalam sebuah syair disebutkan:

Bagaimanakah mungkin dapat diimbangi seorang insan terbaik yang hadir di muka bumi. Semua orang yang terpandang tidak akan mampu mencapai ketinggian derajat-nya.
Semua orang yang mulia tunduk di hadapannya. Para penguasa Timur dan Barat rendah di sisi-nya.

Abdullah bin Mas’ud mengungkapkan: “Sampai sekarang masih terlintas dalam ingatanku saat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam mengisahkan seorang Nabi yang dipukul kaumnya hingga berdarah. Nabi tersebut mengusap darah pada wajahnya seraya berdoa: “Ya Allah, ampunilah kaumku! karena mereka kaum yang jahil.” (Muttafaq ‘alaih).

Pada suatu hari ketika Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam tengah melayat satu jenazah, datanglah seorang Yahudi bernama Zaid bin Su’nah menemui beliau untuk menuntut utangnya. Yahudi itu menarik ujung gamis dan selendang beliau sambil memandang dengan wajah yang bengis. Dia berkata: “Ya Muhammad, lunaskanlah utangmu padaku!” dengan nada yang kasar. Melihat hal itu Umar pun marah, ia menoleh ke arah Zaid si Yahudi sambil mendelikkan matanya seraya berkata: “Hai musuh Allah, apakah engkau berani berkata dan berbuat tidak senonoh terhadap Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam di hadapanku!” Demi Dzat Yang telah mengutusnya dengan membawa Al-Haq, seandainya bukan karena menghindari teguran beliau, niscaya sudah kutebas engkau dengan pedangku!”

Sementara Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam memperhatikan reaksi Umar dengan tenang. Beliau berkata: “Wahai Umar, saya dan dia lebih membutuhkan perkara yang lain (nasihat). Yaitu engkau anjurkan kepadaku untuk menunaikan utangnya dengan baik, dan engkau perintahkan dia untuk menuntut utangnya dengan cara yang baik pula. Wahai umar bawalah dia dan tunaikanlah haknya serta tambahlah dengan dua puluh sha’ kurma.”

Melihat Umar menambah dua puluh sha’ kurma, Zaid si Yahudi itu bertanya: “Ya Umar, tambahan apakah ini?

Umar menjawab: “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam memerintahkanku untuk menambahkannya sebagai ganti kemarahanmu!”

Si Yahudi itu berkata: “Ya Umar, apakah engkau mengenalku?”

“Tidak, lalu siapakah Anda?” Umar balas bertanya.

“Aku adalah Zaid bin Su’nah.” jawabnya.

“Apakah Zaid si pendeta itu?” tanya Umar lagi.

“Benar!” sahutnya.

Umar lantas berkata: “Apakah yang mendorongmu berbicara dan bertindak seperti itu terhadap Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam.

Zaid menjawab: “Ya Umar, tidak satupun tanda-tanda kenabian kecuali aku pasti mengenalinya melalui wajah beliau setiap kali aku memandangnya. Tinggal dua tanda yang belum aku buktikan, yaitu: apakah kesabarannya dapat memupus tindakan jahil, dan apakah tindakan jahil yang ditujukan kepadanya justru semakin menambah kemurahan hatinya. Dan sekarang aku telah membuktikannya. Aku bersaksi kepadamu wahai Umar, bahwa aku rela Allah sebagai Rabbku, Islam sebagai agamaku dan Muhammad sebagai nabiku. Dan Aku bersaksi kepadamu bahwa aku telah menyedekahkan sebagian hartaku untuk umat Muhammad.”

Umar berkata: “Ataukah untuk sebagian umat Muhammad saja sebab hartamu tidak akan cukup untuk dibagikan kepada seluruh umat Muhammad.”

Zaid berkata: “Ya, untuk sebagian umat Muhammad.

Zaid kemudian kembali menemui Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam dan menyatakan kalimat syahadat “Asyhadu al Laa Ilaaha Illallaahu, wa Asyhadu Anna Muhammadan Abduhu wa Rasuuluhu”. Ia beriman dan membenarkan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam.” (HR. Al-Hakim dalam kitab Mustadrak dan men-shahihkannya).


Cobalah perhatikan dialog yang panjang tersebut, sebuah pendirian dan kesudahan yang mengesankan. Semoga kita dapat meneladani junjungan kita nabi besar Muhammad. Meneladani kesabaran beliau dalam menghadapi beraneka ragam manusia. Dan dalam mendakwahi mereka dengan lemah lembut dan santun. Memberikan motivasi bila mereka berlaku baik, serta menumbuhkan rasa optimisme di dalam diri mereka.

‘Aisyahradhiyallahu ‘anha menceritakan: “Suatu kali aku pergi melaksanakan umrah bersama Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam dari kota Madinah. Ketika tiba di kota Makkah, aku berkata: “Wahai Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam, ayah dan ibuku sebagai tebusannya, engkau mengqasar shalat namun aku menyempurnakannya, engkau tidak berpuasa justru aku yang berpuasa.” Beliau menjawab: “Bagus, wahai ‘Aisyah!” Beliau sama sekali tidak mencela diriku.” (HR. An-Nasaai). [alsofwah.or.id][Kiriman dari ananda Asia Putri Kelas VC]

On Screen Keyboard Maret 1, 2008

Posted by tikjp in InFo IT.
add a comment

Seminggu yang lalu ketika mengajar saya mengalami sedikit ‘trouble’ dengan keyboard, pada komputer salah satu siswa beberapa tombol tidak berfungsi dengan baik akibatnya dia tidak dapat mengetik dengan benar, saya mencoba carikan solusi mengganti keyboard tetapi ternyata tidak ada stok. Akhirnya hari itu siswa tidak maksimal pekerjaannya hanya karena beberapa tombol keyboard tidak berfungsi.

Ketika jam istirahat tiba iseng-iseng saya buka majalah CHIP lama dan alhamdulillah saya temukan solusinya dengan membuat On Screen Keyboard. Langkahnya sebagai berikut :

  1. Buat shortcut dengan cara klik kanan pada desktop
  2. Pilih New – Shortcut
  3. Pada textbox Command Line ketik osk
  4. Tekan tombol Next
  5. Kemudian beri nama shortcut, misalnya Keyboard
  6. Tekan Next lagi
  7. Finish

    Sekarang shortcut sudah siap, kita tinggal aktifkan dengan cara dobel klik pada shortcut maka On Screen Keyboard siap digunakan. Kita dapat menggunakan keyboard dengan cara klik menggunakan mouse pada tombol-tombol abjad pada keyboard kita yang ada di layar. Selamat Mencoba….

    Salam

    Bu Lusi

    Yuk ngeblog lagi …. Maret 1, 2008

    Posted by tikjp in Info Lab.
    1 comment so far

    Semangat…ayo semangat …

    Terima kasih banyak pada Relly yang telah mengirimkan komentar pada kami sehingga mengembalikan semangat untuk mengisi lembar2 blog ini sebagai sarana informasi.  Memang bukan hal yang mudah mencuri waktu diantara kesibukan mengajar yang sangat padat, belum lagi kegiatan kepanitiaan yang sifatnya ekstra namun sangat menyita waktu dan energi.

    Semoga dengan ini, saya khususnya semakin cerdas mencari-cari sela diantara padatnya kesibukan.  dan selslu berusaha menyisihkan waktu untuk mengupdate informasi.  Insya Allah.

    Salam hangat

    Lusi ES

    SELAMAT KEPADA PEMENANG Januari 6, 2007

    Posted by tikjp in Info Lab.
    2 comments

    Assalamualaikum wr wb

    Anak-anak sekalian yang berbahagia.  Pak Hafidz dan Bu Lusi mengucapkan SELAMAT kepada kalian yang telah menempuh Ulangan Umum Semester Ganjil dengan baik.  Kemarin hasil belajar (rapor) kalian sudah dibagikan dan itulah hasil yang sudah kalian upayakan selama 6 bulan lalu.

    Bagi yang mendapatkan nilai yang baik Bapak dan Ibu ucapkan SELAMAT MENJADI PEMENANG, karena kalian telah berhasil memprioritaskan prestasi dibandingkan membuang waktu untuk hal-hal yang lain.  Sedangkan bagi yang belum mendapatkan nilai seperti yang kalian harapkan semoga dapat menjadi cermin untuk berusaha lebih baik di semester depan.  Jangan ragu Allah beserta orang-orang yang berniat baik.

    Berikut ini adalah nama-nama pemenang tiap kelas

    Kelas 7A

    1. Juara 1  :  Biochelli Nuranissa
    2. Juara 2  :  Riris Novytania
    3. Juara 3  :  Rizky Darmansyah

    Kelas 7B

    1. Kenita Firsa Ramadani
    2. Kannya Arsytadanti
    3. Ibrahim Azizi
    4. Nadya Dema Devina

    Kelas 7C

    1. Nabilla Risdioana Putri
    2. Abdilman Huda Muthasim
    3. Melinda Putri

    Kelas 7D

    1. Albia Ligar Ramadhan
    2. Ichlasul Amal
    3. Aristo Ahmad Isnawan

    Kelas 8A

    1. Heikal Eki Ramadhan
    2. Adelia Utomo
    3. Farah Sahita Laksmi

    Kelas 8B

    1. Dania Zhafarina
    2. Aruma Keicha Chandritia
    3. Astari Larasati

    Kelas 8C

    1. Yasmine Mauliddina
    2. Tata Lugas Nastiti
    3. Ratu Indah Dzakiyyah

    Kelas 8D

    1. Rifki Abdurrakhman
    2. Abiyoga Andika Pramudya
    3. Mirza Ayu Anindita

    Kelas 9A

    1. Arqia Saqina Mutia Zahra
    2. Harya Bimasuci Widdhihanggadipajati
    3. Nabila Ibrahim
    4. Zandy Nizwardhana

    Kelas 9B

    1. Adlina Asfara
    2. Inasha Vaseany
    3. Fachriza Rahadian Prathama

    Kelas 9C

    1. Luna Raftika Khairunnisa
    2. Yasmine Salida
    3. Chessa Rachmala Putri

    Kelas 9D

    1. Mohamad Himowo Karnan
    2. Mahendra Aji Wicaksono
    3. Triasto Adhinugroho
    Ikuti

    Get every new post delivered to your Inbox.